Jumat, 10 Februari 2012
Home Berita Utama MENKEU Akui Produksi Minyak Pada 2009 Lebih Rendah Dari Target
MENKEU Akui Produksi Minyak Pada 2009 Lebih Rendah Dari Target PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Senin, 26 Juli 2010 16:20
Jakarta, Tambangnews.com.- Menteri Keuangan Agus Martowardoyo mengakui, produksi minyak bumi pada 2009 baru mencapai 0,52 juta barel per hari, sehingga belum mencapai target yang telah ditetapkan sebesar 0,960 juta barel per hari.

     “Guna meningkat produksi minyak bumi saat ini pemerintah telah melakukan upaya dengan penghapusan pembatasan cost recovery dan percepatan proses  persetujuan  program kerja dan anggaran,” katanya dalam rapat paripurna DPR RI tentang RUU Pertanggungjawaban pelaksanaan APBN TA 2009, Jakarta, Senin (26/7).

Agus Martowardoyo juga menegaskan pentingnya menggairahkan kembali Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Minyak, guna meningkatkan kegiatan eksplorasi dan produksi, agar dapat mengoptimalkan perolehan minyak dari remaining reserver pada lapangan eksisting.

Serta mempercepat produksi di lapangan penemuan baru wilayah kerja (WK) produksi dan WK eksplorasi, meningkatakan reliability fasilitas produksi untuk menurunkan frekuensi unplanned shutdown melalui peningkatan program maintenance.

Termasuk melakukan optimalisasi dan sinkronisasi jadwal shutdown dan memfasilitasi percepatan proses pembebasan lahan yang hendak digunakan untuk kegiatan oparasi dan membentuk tim bersama KKKS terkait dan berkoordinasi  dengan pemda dan kanwil pertanahan.

Menurut dia, rendahnya produksi minyak pada pada 2009, karena faktor teknis berupa masalah aturan. Untuk mengatasinya pemerintah telah menerbitkan   permen No. 06 tahun 2010 yang bertujuan agar kontraktor, BP Migas dan Dirjen Migas lebih meningkatkan produksinya.

Untuk kebijakan fiskal pemerintah telah mengeluarkan insentif berupa Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk barang impor dan pembebasan bea masuk untuk usaha hulu migas.

Adapun mengenai hambatan operasional dimana minyak yang telah diproduksi tertahan di penyimpananan, pemerintah telah berupaya membenahinya, sehingga pada 2010 produksi minyak bisa ditingkatkan. (BIPnewsroom/mf/rm)
SocialTwist Tell-a-Friend
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
 

Gold Price Update

Gas Price Update

Artikel Terkait

Komentar

 

Berita Terkini

Penawaran Langsung Oleh Pertamina Dalam WK Migas Non Konvensional 10 Februari 2012, 11.23 Administrator Nasional
Penawaran Langsung Oleh Pertamina Dalam WK Migas Non Konvensional
Pengadaan Hulu Migas 2011 Capai Rp 106 Triliun 10 Februari 2012, 11.19 Administrator Nasional
Pengadaan Hulu Migas 2011 Capai Rp 106 Triliun
Delegasi US-Asean Council Tawarkan Kerjasama Energi 10 Februari 2012, 11.02 Administrator Utama
Delegasi US-Asean Council Tawarkan Kerjasama Energi
Wamen ESDM Mencak-Mencak di DPD RI 09 Februari 2012, 23.45 Administrator Utama
Wamen ESDM Mencak-Mencak di DPD RI
Stefi: Pengelolaan CSR Berlandaskan Kesepakatan 08 Februari 2012, 22.37 Administrator Utama
Stefi: Pengelolaan CSR Berlandaskan Kesepakatan

Berita Terbaru

Last Update:
10-02-2012 04:23
[cached @23:20]