| FPT Minta Pecat Manager HRD PT.NNT |
|
|
|
| Oleh Usep Syarif |
| Minggu, 01 Agustus 2010 23:17 |
Mataram, Tambangnews.com – Rencana aksi mogok kerja karyawan PT. Newmont Nusa Tenggara mulai tanggal 2 Agustus hingga tanggal 10 Agustus 2010 dalam menuntut haknya sesuai hasil penetapan instansi terkait akhirnya berjalan disebabkan deadlock-nya pertemuan-pertemuan yang dilakukan secara tripartit.Divisi Pemuda dan Pekerja Front Pemuda Taliwang (FPT), Taufiqurrahman Aron menegaskan, terjadinya aksi mogok kerja karyawan PT. NNT tidak lebih dikarenakan ketidakpiawaian Manager HRD PT. NNT dalam memanage situasi. Selama menjadi manager HRD di PT. NNT justru sering terjadi gejolak, korbannya banyak karyawan yang di PHK walaupun kesalahan yang dilakukan tidak fatal. “Sebaiknya Manager HRD diganti dan bila perlu dipecat,” ucap Aron via telepon selulernya. Dikatakan Aron, FPT siap mendukung aksi mogok karyawan PT. NNT karena sudah sesuai aturan, dimana dalam beberapa kali pertemuan masing-masing tidak menemukan kesepakatan. Pihak pekerja tetap ngotot agar perusahaan membayar kekurangan pembayaran upah selama 2 tahun berdasarkan Kepmen Nomor 234 tahun 2003 tentang Waktu Kerja dan Istirahat pada Usaha Energi dan Sumber Daya Mineral pada Daerah Tertentu. “Seharusnya mogok kerja tidak terjadi jika perusahaan (PT. NNT) menghormati ketentuan yang berlaku, apalagi sudah ada ketetapan dari pemerintah. Persoalan munculnya gejolak dan tuntutan tenaga kerja di PT. NNT, tidak lebih karena ketidakbecusan Manager HRD dalam memanage kondisi dan situasional”, tegas Aron. Sehingga Aron menegaskan, sudah layak jika Manager HRD yang paling bertanggung jawab dalam persoalan mogok kerjanya karyawan PT. NNT, karena dengan terjadinya mogok kerja, bukan saja pihak perusahaan dan pekerja yang dirugikan, tetapi multifier effect dari aksi mogok tersebut berdampak pada kondusifitas daerah, terutama daerah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Aron mengancam, sebagai bentuk solidaritas dari FPT terhadap pekerja, tanggal 5 akan mengerahkan massa untuk melakukan aksi ke Benete bergabung dengan karyawan. Selain untuk mengantisipasi adanya indikasi intimidasi dari oknum-oknum tertentu, juga sebagai bentuk keinginan masyarakat KSB yang tidak suka terhadap keributan yang ditimbulkan oleh oknum Manager HRD yang tidak bijak dalam mengambil langkah dalam mengantisipasi tidak munculnya gejolak.(usep) |





Mataram, Tambangnews.com – Rencana aksi mogok kerja karyawan PT. Newmont Nusa Tenggara mulai tanggal 2 Agustus hingga tanggal 10 Agustus 2010 dalam menuntut haknya sesuai hasil penetapan instansi terkait akhirnya berjalan disebabkan deadlock-nya pertemuan-pertemuan yang dilakukan secara tripartit.













agkzimzl http://paydayloanslts.com/ p...
juga penambangan batu galena secara i...
banyak sekali penambangan batu galena...
punvbrjs http://paydayloanslts.com/ p...
glhjbr http://paydayloanslts.ca/ payd...