Kamis, 24 Mei 2012
Home Berita Utama Perundingan Masih Berlangsung, Mogok Newmont Tetap Berlanjut
Perundingan Masih Berlangsung, Mogok Newmont Tetap Berlanjut PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Kamis, 05 Agustus 2010 17:33

altBenete, Tambangnews.com.- Mogok ribuan karyawan PT Newmont Nusatenggara (PTNNT) pada Kamis (5/8) ini memasuki hari ke-4 Meskipun perundingan telah dilakukan berkali-kali. Karyawan masih berpendirian sisa upah lembur harus dibayarkan oleh manajemen PTNNT sesegera mungkin.

Pada Rabu (4/8) kemarin, General Manager PTNNT Darren Hall mengeluarkan memo Pemberitahuan untuk Kembali Bekerja. Dalam memo bernomor 055/GMO-DH/NNT/VIII/2010 ditegaskan Manajemen PTNNT  menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para karyawan yang dengan penuh dedikasi dan komitmen tetap bekerja sehingga kita tetap bisa mempertahankan operasi yang aman.

Mulai giliran kerja malam Rabu, 4 Agustus 2010 PTNNT akan kembali beroperasi seperti biasa termasuk menyediakan sarana transportasi dan akses ke tempat kerja secara aman. Semua karyawan yang mempunyai giliran kerja malam Rabu 4 Agustus, diminta untuk berangkat ke tempat kerja masing-masing sesuai jadwal kerjanya.
"Sesuai dengan PKB Pasal 44 Ayat 3, karyawan yang tidak masuk kerja sesuai jadwal kerja, dianggap mangkir kerja." jelas Darren dalam memonya.

Sementara itu Serikat pekerja, menyampaikan memo tanggapan yang disampaikan kepada pekerja agar tidak merasa terintimidasi oleh keluarnya memo management.

"Kita Tetap melanjutkan aksi mogok kerja secara tertib dan dama serta menghindari provokasi yang mengarah kepada tindakan anarkis dan menodai tujuan dari perjuangan." jelas ketua SPSI PTNNT M. Sahril kepada Sumbawanews.

Ditegaskannya Serikat pekerja meyakinkan bahwa aksi mogok kerja bagi pekerja adalah hak dasar yang dilindungi oleh undang-undang.

"Dengan dikeluarkan memo dari management no: 055/GMO-DH/NNT/VIII/2010, sehingga menimbulkan reaksi solidaritas dari pekerja pada pergantian shif kerja malam." urai Sahril.

Diceritakannya sekitar  jam 17:00, saat pergantian ship bekerja, karyawan bergabung kembali memperkuat barisan untuk menyuarakan aspirasi mereka dihadapan tim management Newmont Global yang khusus didatangkan dari Denver ( pusat Newmont, red ), untuk membuka perundingan dengan perwakilan pekerja. Perundingan pertama selama mogok kerja berlangsung antara management dengan pekerja telah dimulai pukul 17:30 tadi malam. Pada perundingan pertama tidak belum ada kesepakatan diambil oleh kedua belah pihak. Menurut rencana akan ada perundingan tahap kedua, yang akan dilangsungkan pada pukul 14:00 wita.

M. Syahril, ketua tim perunding mewakili pekerja, menyampaikan harapan agar tim management yang terlibat dalam perundingan bisa lebih terbuka dan memberikan ruang gerak untuk negosiasi dan pengambilan keputusan “win-win solution”, demi keberlanjutan operasional perusahaan kedepan.

Dalam perundingan sebelumnya PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) pada Senin (2/8) telah melimpahkan masalah dengan pihak serikat pekerja terkait adanya tuntutan kekurangan pembayaran upah lembur kepada Dinas Tenaga Kerja dan Pengadilan Hubungan Industri guna mendapatkan penyelesaian akhir yang adil dan tidak bias.

“Kami yakin ini merupakan pendekatan yang paling bertanggung jawab dalam menyelesaikan masalah ini dengan memberikan ruang terhadap pengambilan keputusan hukum akhir yang mengikat dan harus dipatuhi oleh semua pihak,” kata Darren Hall, GM Operations PTNNT dalam siaran persnya Rabu (4/8) siang kemarin.

Dengan melimpahkan masalah ini kepada Dinas Tenaga Kerja sesuai undang-undang tenaga kerja, PTNNT kembali mendesak serikat pekerja untuk menghentikan mogok kerja yang tidak semestinya dilakukan dan memberikan kesempatan kepada pengadilan industrial untuk menyelesaikan masalah ini secara adil.

“Kami senantiasa berkomitmen untuk mematuhi semua peraturan dan perundangan yang berlaku. Dengan itikad baik, PTNNT akan mematuhi semua keputusan hukum akhir yang mengikat, termasuk yang berkaitan dengan pembayaran lembur,” kata Darren Hall, GM Operations PTNNT. “Karena itu kami mengharapkan serikat pekerja untuk melakukan hal yang sama.”

PTNNT telah mengoperasikan tambang tembaga dan emas Batu Hijau di Sumbawa Barat, Indonesia sejak 2000 dengan mempekerjakan kurang lebih 7000 karyawan dan kontraktor. Lebih dari 60% adalah tenaga kerja lokal yang berasal dari Provinsi NTB dan sebagian besar di antaranya berasal dari Kabupaten Sumbawa Barat. (sn01)


Download

Memo PTNNT

Tanggapan Serikat Pekerja

 

Photo-photo aksi hari ke-4

 

alt
 
alt
SocialTwist Tell-a-Friend
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
 

Gold Price Update

Gas Price Update

Artikel Terkait

Komentar

 

Berita Terkini

Menteri ESDM Dorong Investor Tingkatkan CSR 23 Mei 2012, 23.40 Administrator Nasional
Menteri ESDM Dorong Investor Tingkatkan CSR
Atasi Antrian BBM Menteri ESDM Akan Tambah Kuota 23 Mei 2012, 23.31 Administrator Utama
Atasi Antrian BBM Menteri ESDM Akan Tambah Kuota
DPR Pertanyakan Penyebab Kelangkaan BBM Di Kalimantan 23 Mei 2012, 23.29 Administrator Utama
DPR Pertanyakan Penyebab Kelangkaan BBM Di Kalimantan
David Lilley: PTNNT Bukan Perusahaan Smelter 22 Mei 2012, 20.16 Administrator Daerah
David Lilley: PTNNT Bukan Perusahaan Smelter
DPRD Kabupaten Sumbawa Siap Pasang Badan Tolak PTNNT 22 Mei 2012, 20.11 Administrator Daerah
DPRD Kabupaten Sumbawa Siap Pasang Badan Tolak PTNNT

Berita Terbaru

Last Update:
23-05-2012 16:40
[cached @16:50]