| Diduga Kuat Puluhan Mayat Masih Tertimbun Reruntuhan Tambang Olat Labaong |
|
|
|
| Oleh Indra Jaya |
| Kamis, 05 Agustus 2010 17:35 |
Sumbawa Besar, Tambangnews.com.- Diduga kuat bencana ambruknya lobang tikus tempat aktifitas penambangan liar Olat Labaong Kecamatan Lape Kabupaten Sumbawa NTB Senin (2/8) malam menelan korban nyawa puluhan orang. Untuk mengetahui secara pasti jumlah pelaku illegal mining yang masih tertimbun dibawah reruntuhan tanah dan batu, sampai saat ini sangat sulit karena selalu dihalang-halangi oleh sekelompok orang yang menyebut dirinya kelompok panitia tambang Labaong. Laporan tim investigasi Tambangnews.com yang diturunkan kelokasi tambang menyebutkan, upaya investigasi dan dokumentasi bukti-bukti lapangan pasca kejadian, tidak berhasil maksimal, karena kelompok panitia melarang dan mengancam akan membunuh wartawan yang melakukan peliputan. Dibawah pengawalan ketat kelompok preman bersenjata tajam, tim investigasi wartawan dipaksa untuk segera meninggalkan lokasi penambangan liar Olat Labaong. Kendati dibawah tekanan dan ancaman, tim investigasi Sumbawanews tidak putus asa mencari informasi tentang jumlah korban reruntuhan termasuk jumlah penambang yang masih terjebak didalam lubang tikus. Informasi yang berhasil dihimpun dari keterangan sejumlah penambang lainnya menggambarkan, kedalaman lubang tikus lebih kurang 30-40 meter yang dibagian dalamnya sudah membentuk ruangan cukup besar dan mampu menampung ratusan penambang. menurut perkiraan, luas lobang bagian dalamnya mencapai 6X8 meter,sedangkan mulut lobangnya hanya brdiameter 1 meter seukuran tubuh orang dewasa. oleh sebab itulah disebut lobang tikus, diluar kecil tetapi didalamnya cukup luas. Menurut cerita, didalam lobang tikus menyimpan potensi batuan emas cukup banyak dengan kadar logam sangat tinggi sehingga tidak heran jika lokasi ini menjadi primadona dan dikuasai oleh orang-orang yang menyebut dirinya panitia. Akibat banyaknya lobang yang digali oleh penambang lainya, tanpa disengaja menembus sampai ke lobang tikus dan sampai saat ini terdapat 6 lobang menyilang bermuara kelobang tersebut. Melalui enam lobang inilah para pelaku penambangan liar berebutan masuk. Sejumlah penambang secara sembunyi-sembunyi kepada Sumbawanews menjelaskan, Sebelum peristiwa mengerikan itu terjadi, kurang lebih 300 orang berada didalam lobang tikus tengah melakukan penambangan. Sampai dengan bencana runtuhnya lobang tersebut tidak jelas berapa jumlah yang selamat, mengingat jumlah seluruh pelaku illegal mining di Olat Labaong mencapai puluhan ribu orang. Kemungkinan besar jumlah korban yang sampai saat ini masih tertimbun didalam lobang tikus mencapai 30 orang, tetapi oleh pihak panitia sengaja ditutup-tutupi. Buktinya, aparat kepolisian Sektor Lape juga mengeluh tidak mampu menembus blokade kelompok panitia yang selalu siaga setiap waktu menggunakan sejata tajam parang dan pedang. Sementara itu salah seorang panitia Khaerul yang dihubungi Tambangnews Rabu (4/8) via telpon seluler membantah longsoran tersebut telah mengakibat korban jiwa. "Memang ada titik lubang yang runtuh, akibat salah seorang penambang emas kakinya terkait dengan akar pohon yang mengakibatkan tanah dimulut tambang runtuh." ungkap Khaerul salah seorang panitia penambang rakyat dari kecamatan Lape. Diinformasikan, sampai saat ini tidak ada korban jiwa dari runtuhnya mulut tambang tersebut, "Hanya ada yang luka ringan dan sudah dibawa ke Puskesmas setempat." jelas Khaerul yang saat itu sedang berada di atas olat Labaong. "Saya sendiri ikut menyaksikan lokasi tambang yang runtuh, dan tidak ada korban jiwa." pungkas Khaerul. (Jayus/naya/reza/naen) |
| LAST_UPDATED2 |





Sumbawa Besar, Tambangnews.com.- Diduga kuat bencana ambruknya lobang tikus tempat aktifitas penambangan liar Olat Labaong Kecamatan Lape Kabupaten Sumbawa NTB Senin (2/8) malam menelan korban nyawa puluhan orang. Untuk mengetahui secara pasti jumlah pelaku illegal mining yang masih tertimbun dibawah reruntuhan tanah dan batu, sampai saat ini sangat sulit karena selalu dihalang-halangi oleh sekelompok orang yang menyebut dirinya kelompok panitia tambang Labaong. 













It's not simple to be a university st...
agkzimzl http://paydayloanslts.com/ p...
juga penambangan batu galena secara i...
banyak sekali penambangan batu galena...
punvbrjs http://paydayloanslts.com/ p...