Jumat, 10 Februari 2012
Home Berita Utama Lubang Luna Maya Jebol, Korbanpun Berjatuhan
Lubang Luna Maya Jebol, Korbanpun Berjatuhan PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Jumat, 13 Agustus 2010 21:43
Lape, Tambangnews.com.- Lubang Luna Maya yang terdapat di pertambangan olat labaong desa Hijrah Kecamatan Lape Kabupaten Sumbawa NTB akhirnya jebol alias runtuh Kamis (13/8) kemarin. Informasi yang dihimpun Sumbawanews, setidaknya sudah dua mayat yang ditemukan dari longsornya lubang Luna Maya di tambang emas di Olat Labaong, mereka diperkirakan berasal dari Manado dan Lombok.

Pertambangan emas olat Labaong yang kini menjadi primadona ribuan orang dari seluruh Indonesia terdapat lima lubang utama dianggap warga paling banyak mengandung emas yaitu lubang "luna maya", lubang "Kramat alias Lubang setan", lubang "panitia", lubang "surga", dan lubang "tikus".

"Dari kelima lubang tersebut ternyata lubang Kramat yang diperkirakan memakan korban terbanyak." jelas Khaerul salah seorang warga Kecamatan Lape saat dihubungi Tambangnews.com Jum'at (14/3).

Khaerul mengakui  selama ini dirinya menyangsikan adanya korban jiwa setelah terjadi beberapa kali longsoran, namun setelah melihat sendiri mayat yang dkeluarkan dari timbunan longsor baru dirinya sadar bahwa masih banyak mayat yang belum ditemukan.

"Setelah saya menyaksikan bekas longsor yang terjadi pada Rabu (11/8) di lubang Kramat, saya yakin sekitar 30 orang terkubur dalam lubang tersebut." cerita Khaerul via telpon seluler.

Khaerul juga menipis jika jumlah korban longoran Rabu itu mencapai 80 orang, "Sulit untuk bisa mengatakan 80 orang, karena biasanya orang yang berada di dalam lubang sekitar 40 sampai 50 orang." jelas Khaerul yang sesekali juga terlibat mencari bongkahan emas.

Kecemasan Khaerul akan masih adanya mayat yang terkubur tersirat pada pencarian keluarganya yang sampai saat ini belum kembali kerumah.

"Sejak longsoran terjadi dua orang keluarga saya belum kembali, mereka memang sering berada di lubang Kramat tersebut." ujarnya.

Diceritakannya, malah keluarga sudah menyiapkan kain kafan jika benar keduanya terkubur dalam longsoran tersebut.

Selain dua orang keluarga terdekatnya yang belum ditemukan, khaerul juga masih mencari dua orang mitranya yang berasal dari Lombok.

"Mereka juga sering menggali dalam Lubang kramat dan sampai sekarang saya belum menemukan mereka." ungkap Khaerul.

Hasil investigasi Tambangnews.com setidaknya longsoran sudah terjadi empat kali berturut-turut yakni tanggal 2, 7, 11, dan 13 Agustus 2010 dengan perkiraan jumlah korban secara keseluruhan melebihi seratus 100 orang. (sn01)
SocialTwist Tell-a-Friend
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
LAST_UPDATED2
 

Gold Price Update

Gas Price Update

Artikel Terkait

Komentar

 

Berita Terkini

Wamen ESDM Mencak-Mencak di DPD RI 09 Februari 2012, 23.45 Administrator Utama
Wamen ESDM Mencak-Mencak di DPD RI
Stefi: Pengelolaan CSR Berlandaskan Kesepakatan 08 Februari 2012, 22.37 Administrator Utama
Stefi: Pengelolaan CSR Berlandaskan Kesepakatan
PLTU Tanjung Jati B Andalan Pasokan Jawa Tengah 08 Februari 2012, 21.58 Administrator Nasional
PLTU Tanjung Jati B Andalan Pasokan Jawa Tengah
Cost Recovery Shale Gas 100% 08 Februari 2012, 21.56 Administrator Nasional
Cost Recovery Shale Gas 100%
Operasi PLTU Tanjung Jati Unit 4 Momen Tepat Dorong Industri 08 Februari 2012, 21.54 Administrator Nasional
Operasi PLTU Tanjung Jati Unit 4 Momen Tepat Dorong Industri
Presiden SBY Menerima CEO Sumitomo Corporation 08 Februari 2012, 21.49 Administrator Utama
Presiden SBY Menerima CEO Sumitomo Corporation

Berita Terbaru

Last Update:
09-02-2012 16:45
[cached @13:20]