Kamis, 24 Mei 2012
Home Berita Utama DPR Pertanyakan Dana PLN
DPR Pertanyakan Dana PLN PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Jumat, 22 Oktober 2010 08:31

Jakarta, Tambangnews.com.-  DPR RI kembali mempertanyakan APBN tahun 2011 yang mempergunakan pinjaman luar negeri (PLN), karena sebelumnya DPR pernah mempertanyakan kepada Bappenas siapa yang menyetujui pinjaman tersebut.

     “Ada yang mengatakan persetujuan tersebut diberikan Komisi XI, padahal kami di Komisi XI tidak diberitahu berapa total pinjaman luar negeri tersebut untuk APBN 2011,” kata Anggota Komisi XI Dolfi OFP dalam Raker dengan Menteri Keuangan di DPR RI Jakarta, Kamis (21/10).

Sesuai konstitusi disebutkan  bahwa setiap perjanjian yang membebani keuangan negara harus dengan persetujuan DPR, namun selama ini DPR sepenuhnya tidak mengetahui mengenai utang luar negeri yang ada dalam APBN tersebut.

“Termasuk bagaimana kondisi perimbangan keuangan antara pemerintah pusat dengan daerah, hingga saat ini kami di DPR belum tahu bagaimana penentuan formulanya,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, sejumlah anggota komisi XI juga mengkritisi soal kenaikan anggaran di Ditjen Pajak. Hal tersebut dinilai tidak sesuai karena tidak diimbangi dengan perbaikan kinerja di Ditjen tersebut.

Terkadang anggaran untuk hal yang tidak begitu penting dan tidak ada relevansinya dengan kesejahteraan rakyat seperti sistem informasi managemen keuangan negara di Kemenkeu, tapi menggunakan anggaran begitu besar hingga mencapai Rp500 miliar.

Sementara Anggota Komisi XI DPR Edison Betaubun mengatakan, sebenarnya usulan tambahan anggaran di berbagai intansi pemerintah tidak dipermasalahkan asal penggunaannya jelas dan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.

Namun ternyata masih ada kab/kota yang tidak memiliki satupun kantor pemerintahannya seperti yang terjadi di kabupaten Maluku Tenggara, padahal kondisi tersebut sudah diberitahu kepada Kemenkeu secara informal namun hingga saat ini belum ada realisasi.

“Kalau hal demikian tidak mendapat perhatian, bagaimana bisa mengangkat kesejahteraan rakyat di daerah,” ujarnya. (kominfo/Mf/rm)

SocialTwist Tell-a-Friend
Comments
Add New Search
Anonymous   |27.159.194.xxx |2012-04-13 10:36:00
Gucci sent their fall/winter 2012/2013 collection down the Milan Fashion Week
runway today and it featured a much darker, more gothic and vampire-like color
palette than what was shown by the iconic design house for fall 2011. One year

ago Gucci Outlet showed bright colors and blocked them together, helping to
explode the current color blocking trend. For fall 2012, Gucci moved away from
the trend they started and let black rule the runway.
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
 

Gold Price Update

Gas Price Update

Artikel Terkait

Komentar

 

Berita Terkini

Menteri ESDM Dorong Investor Tingkatkan CSR 23 Mei 2012, 23.40 Administrator Nasional
Menteri ESDM Dorong Investor Tingkatkan CSR
Atasi Antrian BBM Menteri ESDM Akan Tambah Kuota 23 Mei 2012, 23.31 Administrator Utama
Atasi Antrian BBM Menteri ESDM Akan Tambah Kuota
DPR Pertanyakan Penyebab Kelangkaan BBM Di Kalimantan 23 Mei 2012, 23.29 Administrator Utama
DPR Pertanyakan Penyebab Kelangkaan BBM Di Kalimantan
David Lilley: PTNNT Bukan Perusahaan Smelter 22 Mei 2012, 20.16 Administrator Daerah
David Lilley: PTNNT Bukan Perusahaan Smelter
DPRD Kabupaten Sumbawa Siap Pasang Badan Tolak PTNNT 22 Mei 2012, 20.11 Administrator Daerah
DPRD Kabupaten Sumbawa Siap Pasang Badan Tolak PTNNT

Berita Terbaru

Last Update:
23-05-2012 16:40
[cached @16:50]