| Pemerintah Upayakan Pengembangan Panas Bumi Lebih Optimal |
|
|
|
| Oleh Administrator |
| Kamis, 25 November 2010 10:20 |
JAKARTA, Tambangnews.com.- Seiring terus tumbuhnya perekonomian permintaan akan energi terus mengalami peningkatan, selama kurun waktu 2000-2009 permintaan energi tumbuh rata-rata 7% per tahun. Tingginya pertumbuhan permintaan semakin memperlebar kesenjangan antara permintaan dengan penyediaan energi. Untuk mengurangi kesenjangan tersebut, Pemerintah akan terus mengupayakan pemenuhan permintaan dengan mengoptimalkan pemanfaatan sumber-sumber energi alternatif termasuk Panas bumi.Sebagai negara dengan potensi panas bumi terbesar didunia, Indonesia sangat berkesempatan untuk memenuhi kebutuhan energinya dengan panas bumi. Saat ini pemanfaatn energi bersumber dari dari panas bumi baru mencapai 4,2% (1.189 MW) dari potensi yang dimiliki sekitar 28.543 MW. Pengembangan panas bumi sebagai sumber energi yang masih sangat minim tersebut menurut Direktur Pembinaan Pengusahaan Panas Bumi, Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBT KE), Sugiharto Harsoprayitno dalam acara round table discussion panas bumi Selasa (23/11) lalu adalah karena adanya kendala dalam percepatan pengembangannya. ”Empat permasalahan utama dalam percepatan pengembangan panas bumi, pertama belum adanya kepastian bahwa harga lelang merupakan harga pembelian PT PLN (Persero), kedua belum adanya standard power purchasing agreement(PPA) dari PLN sebelum lelang yang mengatur term of condition after Feasibility Study (FS), ketiga belum adanya kepastian dalam proses perizinan dan rekomendasi dan yang terakhir belum memdainya ketersediaan infrastruktur penunjang”, ujar Sugiharto. Menghadapi kendala tersebut, Pemerintah telah mengambil langkah-langkah antara lain, mempersiapkan Peraturan Presiden tentang penugasan kepada PT PLN untuk membeli listrik panas bumi sesuai harga lelang dan Kementerian ESDM akan berkoordinasi dengan Kementerian Kehutanan untuk mempercepat proses pinjam pakai lahan. Pemerintah akan terus mengupayakan pengembangan panas bumi secara optimal dengan menghilangkan kendala-kendala yang ada sehingga pemanfaatan energi yang lebih ramah terhadap lingkungan tersebut sesuai yang Road MapPengembangan Panas Bumi 2004-2025. (ESDM/SF) |
| LAST_UPDATED2 |





JAKARTA, Tambangnews.com.- Seiring terus tumbuhnya perekonomian permintaan akan energi terus mengalami peningkatan, selama kurun waktu 2000-2009 permintaan energi tumbuh rata-rata 7% per tahun. Tingginya pertumbuhan permintaan semakin memperlebar kesenjangan antara permintaan dengan penyediaan energi. Untuk mengurangi kesenjangan tersebut, Pemerintah akan terus mengupayakan pemenuhan permintaan dengan mengoptimalkan pemanfaatan sumber-sumber energi alternatif termasuk Panas bumi.













It's not simple to be a university st...
agkzimzl http://paydayloanslts.com/ p...
juga penambangan batu galena secara i...
banyak sekali penambangan batu galena...
punvbrjs http://paydayloanslts.com/ p...