Kamis, 24 Mei 2012
Home Berita Utama Komisi VI DPR Menolak Pertamina Akuisisi PT Medco
Komisi VI DPR Menolak Pertamina Akuisisi PT Medco PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Jumat, 26 November 2010 21:19

Jakarta, Tambangnews.com.- Komisi VI secara aklamasi menolak rencana PT.Pertamina (Persero) untuk melakukan akuisisi terhadap PT Medco Energi Internasional Tbk melalui pembelian saham Encore Energy, dan meminta Menteri BUMN selaku Kuasa Pemegang Saham PT.Pertamina untuk menindaklanjutinya.

            Rapat Kerja Komisi VI DPR RI yang mengagendakan program rightsizing PT.Pertamina, dipimpin Airlangga Hartarto, dengan Menteri BUMN Mustafa Abubakar dan PT.Pertamina, Kamis (25/11), di gedung DPR RI, Jakarta. DPR menilai Rencana PT Pertamina (Persero) untuk melakukan akuisisi PT Medco Energi Internasional Tbk dinilai tidak akan signifikan mempengaruhi produksi minyaknya.

            Anggota komisi VI DPR dari fraksi Partai Amanat Nasional, Nasril Bahar mengatakan akuisisi tersebut tidak akan menambah produksi minyak siginfikan. Kalau Pertamina punya dana cukup, harusnya dilakukan optimalisasi terlebih dahulu terhadap sumur-sumur yang ada sekarang. Sumur-sumur tuanya saja masih banyak yang belum menghasilkan minyak," jelasnya.

            Nasir menegaskan  dengan mengakuisisi Medco, Pertamina tidak akan mendapatkan peningkatan pendapatan secara signifikan. Lebih baik Pertamina membeli ladang minyak sendiri ketimbang mengakuisisi perusahaan. "Kita telah sepakat untuk menolak rencana ini, daripada mengakuisisi Medco lebih baik membeli ladang minyak yang sudah ada. Kita tidak mau kejadian sebelumnya terulang seperti gas Senoro, kita sudah kecolongan oleh Mitsubishi," urai Nasril.

            Pihak Pertamina sendiri sampai saat ini belum memutuskan rencana korporasi untuk mengakuisisi perusahaan milik Arifin Panigoro tersebut. "Kami hanya melakukan due dilligence selama 30 hari untuk mempelajari. Hingga saat ini direksi dan komisaris belum memutuskan rencana akuisisi tersebut. Sebenarnya strategi Pertamina bukan beli saham, tapi hanya ingin evaluasi dan akuisisi pada aset. Hingga saat ini kami belum berdiskusi lagi dengan internal," ujar Pelaksana Harian Direktur Utama Pertamina, Frederick Siahaan yang menggantikan Direktur Utama Karen Agustiawan yang tidak bisa hadir karena sakit.

            Sebelumnya, Pertamina berencana untuk mengakuisisi Medco guna memperoleh tambahan produksi minyak sebesar 10 ribu barel per hari (bph) dari total produksi Medco yang mencapai 30 ribu bph. Rencana ini diperkirakan bisa mendorong target Pertamina untuk memproduksi migas sebesar satu juta bph pada lima tahun mendatang.

            Menteri BUMN belum memberikan persetujuan terkait aksi korporasi PT Pertamina (Persero) untuk mengakuisisi PT Medco Energi Internasional Tbk. "Kami selaku kuasa pemegang saham Pertamina sama sekali belum pernah memberikan persetujuan atas aksi akuisisi tersebut," tukas Mustafa Abubakar.

            Sebelumnya Menteri BUMN Mustafa Abubakar mengakui pihaknya pernah membahas sedikit mengenai minat Perseroan, namun belum sempat membahas secara rinci tentang aksi korporasi Perseroan, apalagi menyetujui. "Pertamina masih dalam batas menyatakan minat dan strategi Pertamina bukan membeli saham, tapi hanya akuisisi pada aset untuk meningkatkan produksinya, itu saja," tegasnya.

            Mustafa pernah mengatakan bahwa sebenarnya aksi korporasi tersebut tidak perlu memperoleh persetujuannya terlebih dahulu. Pasalnya, itu merupakan aksi korporasi murni. "Rencana ini kan aksi korporasi murni, jadi sebenarnya tidak perlu persetujuan saya," pungkasnya. (DPR/as)

SocialTwist Tell-a-Friend
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
LAST_UPDATED2
 

Gold Price Update

Gas Price Update

Artikel Terkait

Komentar

 

Berita Terkini

Menteri ESDM Dorong Investor Tingkatkan CSR 23 Mei 2012, 23.40 Administrator Nasional
Menteri ESDM Dorong Investor Tingkatkan CSR
Atasi Antrian BBM Menteri ESDM Akan Tambah Kuota 23 Mei 2012, 23.31 Administrator Utama
Atasi Antrian BBM Menteri ESDM Akan Tambah Kuota
DPR Pertanyakan Penyebab Kelangkaan BBM Di Kalimantan 23 Mei 2012, 23.29 Administrator Utama
DPR Pertanyakan Penyebab Kelangkaan BBM Di Kalimantan
David Lilley: PTNNT Bukan Perusahaan Smelter 22 Mei 2012, 20.16 Administrator Daerah
David Lilley: PTNNT Bukan Perusahaan Smelter
DPRD Kabupaten Sumbawa Siap Pasang Badan Tolak PTNNT 22 Mei 2012, 20.11 Administrator Daerah
DPRD Kabupaten Sumbawa Siap Pasang Badan Tolak PTNNT

Berita Terbaru

Last Update:
23-05-2012 16:40
[cached @17:51]