| Kepemilikan Saham Multicapital Tidak Sesuai Kontrak Karya |
|
|
|
| Oleh arif@arifhidayat.com |
| Senin, 06 Desember 2010 14:39 |
![]() Sumbawa Besar, Tambangnews.com.- Kepemilikan saham mayoritas oleh PT Multicapital di perusahaan konsorsium PT. Daerah Multi Bersaing (PTDMB) dinilai telah melanggar kontrak karya (KK) PT Newmont Nusatenggara (PTNNT). Demikian pandangan sekretaris komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa Fitrarino kepada Sumbawanews.com, Senin (6/12) siang. Menurut Fito panggilan akrab Fitrarino, sesuai dengan pasal dalam KK PT NNT dengan Pemerintah, perusahaan yang akan membeli saham divestasi harus pemerintah ( Pemerintah pusat dan daerah), sementara perusahaan swasta dalam konsorsium hanya sebagai pendukung bukan pengendali. "Jadi skema saham 25% untuk tiga Pemda dan 75% saham untuk PT Multicapital sangat tidak wajar." ungkapnya. Dari komposisi tersebut, saham pemerintah yang diwakili oleh PTDMB menjadi minoritas. Secara kontraktual saham tersbut bukan milik pemerintah tapi menjadi milik Multicapital.Akibatnya Pemerintah tidak punya suara saat diadakan RUPS. Kemudian skema internal antara tiga Pemda di NTB yakni 40% untuk Pemprov NTB dan KSB serta 20% untuk Pemda Kabupaten Sumbawa, sangat merugikan kabupaten Sumbawa."Padahal deposit terbesar dari pertambangan PTNNT berada Blok dodo di Kabupaten Sumbawa sebanyak empat titik." ungkap Fito. Deposit tersebut seharusnya dikonversikan kepada kepemilikan saham, dan sudah pasti Sumbawa akan mendapat porsi saham terbesar dari konsorsium tiga daerah etrsebut. Demikian fito.(arh)
|




















Fake Oakleys sunglasses, sunlight st...
0.0 TAT.Very significant article for ...
Do not have a thought a correct way t...
It's not simple to be a university st...
agkzimzl http://paydayloanslts.com/ p...