| Tak Ingin Ada Istilah “ Terjajah”, Warga KSB Harapkan 7 Porsen Saham Newmont |
|
|
|
| Oleh Ardianto |
| Senin, 13 Desember 2010 20:53 |
Taliwang, Tambangnews.com.- Suara-suara rakyat Sumbawa Barat telah bergema, bukan hanya dari kalangan pejabat, sejumlah LSM, Organisasi dan masyarakat luas di dunia maya (facebook,red) dengan lantang mengumandangkan harapan untuk bisa memiliki saham secara langsung di PT Newmont Nusatenggara (PT.NNT), bukan hanya mengharapkan keikhlasan pemrov dan Sumbawa untuk memberikan pada KSB tetapi juga perhatian pemerintah pusat agar bisa menerapkan pasal 13 seperti yang tertuang dalam kontrak karya (KK) antara pemerintah pusat dengan PT.NNT Sejujurnya, Masyarakat Sumbawa Barat sangat prihatin dengan apa yang kini dialami daerahnya atas kepemilikan saham di PT. Newmont Nusa Tenggara (PT.NNT). Sebagai daerah penghasil yang seharusnya bisa berbicara langsung dalam pembagian keuntungan di Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT.NNT, nyatanya hanya sebagai penonton yang hanya mampu membubuhkan tepuk tangan karena hanya memiliki 2,4 persen saham, dan itupun hanya nyantol di PT. Daerah Maju Bersaing. “Kami sangat berharap KSB bisa meraih saham 7 porsen yang akan dilepas PT.NNT, agar kesan yang selama ini berkembang bahwa daerah kita dianggap sebagai penumpang di kapal sendiri segera hilang” kata Fahmi Af, yang tercatat salah salah satu anggota Komunitas Pemuda Selayar (Kompas) Sumbawa Barat. Senin (13/12). Harapan-harapan tersebut juga muncul dari Kesatuan Nelayan Kompersi Lebo (KNKL) Sumbawa Barat yang diketuai oleh Rodianto,SE, dan juga dari Ikatan Keluarga Lingkar Tambang (IKLT) yang diketuai oleh Doni Febrian. Dalam pernyataannya, mereka sangat mendukung langkah pemerintah daerah untuk bisa memiliki saham dan berbicara langsung di RUPS. “Langkah Bapak Bupati untuk membeli saham tersebut sangat kami dukung, teriring doa, semoga hal itu bisa terlaksana untuk lebih mensejahterkan masyarakat KSB” jelasnya. Untaian doa dan harapan juga mengalir dari masyarakat Sumbawa Barat lainya. Mereka berharap pemerintah pusat untuk bisa lebih bijaksana dan lebih memperhatikan daerah penghasil yang bersentuhan langsung dengan areal pertambangan. Bupati Sumbawa Barat, DR.KH Zulkifli Muhadli,SH.MM, beberapa hari yang lalu mengumumkan keseriusan pemda setempat untuk membeli saham 7 porsen yang akan di lepas Newmon tersebut. Sementara itu, Kepala Dinas ESDM Budpar KSB, Drs. Hajamuddin, menegaskan bahwa peluang KSB untuk meraih saham tersebut sangat terbuka lebar. Mengingat dalam kontrak karya (KK) antara Pemerintah Pusat dengan PT. NNT terdapat pasal yang menjelaskan tentang hak pemerintah daerah. “ Selain Pasal 13 KK menjelaskan tentang diberikannya hak daerah, peluang Sumbawa Barat untuk mendapat saham tersebut juga di dukung oleh Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang pajak dan retribusi daerah, serta peraturan perundang-undangan lainnya yang berlaku.” Tegas Hajamuddin. Kontrak Karya (KK) antara Pemerintah Pusat dan PT. Newmont Nusa Tenggara (PT.NNT), tertuang dalam naskah yang bernomor : B-43/Pres/II/1986, lampiran: 10 lembar, Perihal: Persetujuan bagi 34 Naskah Kontrak Karya. Ditandatangani pada 6 November 1986 di Jakarta oleh Presiden Soeharto.(sn09) |
| LAST_UPDATED2 |





Taliwang, Tambangnews.com.- Suara-suara rakyat Sumbawa Barat telah bergema, bukan hanya dari kalangan pejabat, sejumlah LSM, Organisasi dan masyarakat luas di dunia maya (facebook,red) dengan lantang mengumandangkan harapan untuk bisa memiliki saham secara langsung di PT Newmont Nusatenggara (PT.NNT), bukan hanya mengharapkan keikhlasan pemrov dan Sumbawa untuk memberikan pada KSB tetapi juga perhatian pemerintah pusat agar bisa menerapkan pasal 13 seperti yang tertuang dalam kontrak karya (KK) antara pemerintah pusat dengan PT.NNT 













zhong 123456 Authentic link:http://w...
Fake Oakleys sunglasses, sunlight st...
0.0 TAT.Very significant article for ...
Do not have a thought a correct way t...
It's not simple to be a university st...