| Judhiar : Awas Politisasi Divestasi Saham Newmont |
|
|
|
| Oleh arif@arifhidayat.com |
| Rabu, 22 Desember 2010 13:34 |
![]() Jakarta, Tambangnews.com.- Maraknya aktivitas dan semangat merebut divestasi PT Newmont Nusatenggara (PTNNT) sebesar 7% oleh Masyarakat di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dinilai salah seorang masyarakat Sumbawa Barat Judhiar Abdulkadir penuh dengan nuansa politisasi. Menurut Judhiar kepada tambangnews.com, Rabu (22/12/2010), gerakan yang ada selama itu pada intinya bertujuan baik, namun tanpa disadari gerakan tersebut sudah dipolitisasi untuk kepentingan kelompok tertentu. Diceritakan oleh Judhiar, terjerumusnya Kabupaten Sumbawa Barat dalam PT Daerah Maju Bersama (PTDMB) tidak lain karena kebijakan Bupati KSB DR.KH. Zulkifli Muhadli, "Dulu dikatakan bahwa bergabung dengan PTDMB merupakan pilihan terbaik bagi KSB," ungkap Judhiar mengulas balik pernyataan Bupati KSB beberapa tahun yang lalu. Namun setelah PTDMB berjalan setahun, apa yang diharapkan selama ini menjadi Nol besar,"Semua hanya menjadi mimpi, dan tidak memberikan kontribusi apa-apa," jelas Yar. PTDMB merupakan konsorsium yang dibentuk oleh Pemrov NTB, Pemda Kabupaten Sumbawa Barat dan Pemda Kabupaten Sumbawa bersama PT.Multicapital untuk mengesekusi saham divestasi yang dilepas oleh PT Newmont Nusatenggara (PTNNT). Saat ini Bupati KSB ingin menutup rapat-rapat kebijakan yang dibuatnya dengan jalan menggerakkan emosi rakyat untuk merebut saham 7%, "Bupati kelihatan lebih cerdik, makanya dimanfaatkannya tokoh penggagas KSB Amir Jawas cs, untuk tampil menggerakkan masyarakat KSB," ungkap Yar. Ditegaskannya jika Bupati KSB benar-benar saham tersebut ingin dikuasai oleh KSB maka langkah yang seharusnya ditempuh oleh Bupati KSB membatalkan Perda No.4 tahun 2010 tentang pembentukan PTDMB, "Kalau Bupatinya tidak mempunyai kepentingan apa-apa, cabut aja dari PT DMB tersebut." tegas Yar. Keinginan untuk membatalkan Perda PTDMB sudah disuarakan oleh DPRD KSB dan DPRD Kabupaten Sumbawa, "Tinggal Bupati KSB, apa berani bergabung dengan DPRD untuk membatalkan Perda tersebut." tanya Yar. Judhiar menyangsikan Bupati KSB akan berani menyatakan keluar dari PTDMB, "Kelihatan ada yang ditutup-tutupi sehingga BUpati KSB enggan menyentuh persoalan yang ada di DMB." tegas Yar. Keenganan membuka persoalan di DMB dialihkan isuenya menjadi keingginan rakyat KSB untuk mendapatkan saham 7%, "Yang tidak disadari oleh Amir Jawas Cs adalah mereka dijadikan tameng untuk menghapus kesalahan masa lalu." jelasnya. "Seharusnya Jawas cs meminta Bupati KSB untuk bersikap tegas, cabut diri dari PTDMB dan sekalian membubarkan PTDMB tersebut." ungkap Yar seraya menceritakan bahwa seolah-olah saat ini Bupati KSB yang akan menjadi pahlawan untuk merebut saham 7%. Kalau sudah keluar dari PTDMB, Sumbawa Barat lebih leluasa untuk meminta saham 7% bahkan transaksi 24% saham sebelumnya bisa direnegoisasi ulang, pungkas Yar mengakhir perbincangan dengan tambangnews.com. (arh)
|




















zhong 123456 Authentic Louis Vuitton ...
zhong 123456 Authentic Louis Vuitton ...
zhong 123456 Authentic link:http://w...
Fake Oakleys sunglasses, sunlight st...
0.0 TAT.Very significant article for ...