Sabtu, 20 September 2014
Home Regulasi Lain-lain BPH Migas Sosialisasi Peraturan Pendistribusian Minyak Tanah Bersubsidi

Daerah

 
BPH Migas Sosialisasi Peraturan Pendistribusian Minyak Tanah Bersubsidi PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Jumat, 05 Juni 2009 16:35
GORONTALO, Tambangnews.- Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menyelnggarakan sosialisasi Pengaturan Pendistribusian Minyak Tanah Bersubsidi (MTB) dengan Sistem Tertutup di Provinsi Gorontalo pada Rabu (3/6) lalu. Sosialisasi ini merupakan upaya untuk mendukung pelaksanaan Pendistribusian Minyak Tanah Besubsidi secara tertutup kepada masyarakat Gorontalo yang berhak menerima dan masyarakat umumnya.

Seperti dilansir oleh situs BPH MIgas para penyalur yang terdiri dari usaha kecil dan koperasi untuk Minyak Tanah Bersubsidi diharapkan dapat memahami memahami aturan penggunaan Kartu Kendali Minyak Tanah Bersubsidi guna menghindari penyimpangan ataupun penyalahgunaan Minyak Tanah Bersubsidi oleh oknum tertentu yang tidak bertanggung jawab.

Sosialisasi ini diharapkan BPH Migas dan aparat Pemerintah Daerah dapat lebih meningkatkan koordinasi terutama untuk memberikan solusi masalah Pengawasan Minyak Tanah Bersubsidi yang MoU-nya telah ditandatangani oleh Kepala BPH Migas dan Gubernur Gorontalo pada tanggal 13 April 2009.

Sebagaimana diketahui bahwa kuota Minyak Tanah Bersubsidi yang dialokasikan Pemerintah untuk Provinsi Gorontalo, tahun anggaran 2009 adalah sebesar 30.270 KL dan untuk skala nasional sebanyak 5.804.991 KL.

Pelaksanaan sosialisasi merupakan tindak lanjut dari kesepakatan bersama antara Pemerintah Gorontalo dengan BPH Migas tentang Pengawasan Pendistribusian Minyak Tanah Bersubsidi. Dari pelaksanaan sosialisasi ini, diharapkan aparat dilingkungan Pemprov Gorontalo dapat memiliki bekal untuk melakukan penataan dan pengaturan Agen dan Pangkalan, agar Minyak Tanah Bersubsidi tepat sasaran sehingga rakyat yang membutuhkan dapat terlayani dengan baik.(*/tn05)
SocialTwist Tell-a-Friend
 

Gold Price Update

Gas Price Update

Komentar